Tentusaja waktunya dibatasi kemampuan tubuh saya. Kalau kamu berani nanti saya kirim message pribadi lewat SabdaSpace ke kamu mengenai alamat rumah saya. Yohanes 10:37 Kamu tahu tentang segala sesuatu yang terjadi di seluruh tanah Yudea, mulai dari Galilea, sesudah baptisan yang diberitakan oleh Yohanes, 10:38 yaitu tentang Yesus dari Merekapergi keluar dan menjadikannya sesuatu." 19. "Kesederhanaan adalah kecanggihan yang utama." 20. "Semua pengetahuan kita berasal dari persepsi kita." 21. "Pada saat saya berpikir bahwa saya telah belajar bagaimana hidup, sebenarnya saya telah belajar cara untuk mati." 22. "Pengetahuan tentang segala hal adalah sebuah kemungkinan." 23. Segalasesuatu ada untuk berdiam dan waktu untuk berdiri-bersuara Sudah hampir dua bulan Sesamamu menyepikan diri dan tidak membuat sebarang komen didalam blog ini. Untuk dua bulan yang sudah, pelbagai kejadian dan isu yang telah terjadi disekeliling kita terutamanya didalam negara kita sendiri. Dalamperjalanan kehidupan saya, banyak hal terjadi yang tidak saya mengerti. Namun seorang Pribadi memberikan pengertian yang begitu luar biasa dalam hati saya. Semoga apa yang terjadi di dalam hidup saya ini, bisa berguna bagi banyak orang. Saat kata-kata begitu sulit untuk mengungkapkan segala sesuatu, biar tulisan yang berbicara untuk menjelaskan. This blog is story about my past, my Sayapaling suka menggunakan ilustrasi seorang pendaki yang terpeleset dan untung saja tangannya berhasil meraih tanaman. saya selalu berpikir tentang segala kebutuhan si Kenzo. sehari, Tuhan tetap memenuhi kebutuhanku. Sekalipun saat ini aku sengsara, menderita dan kekurangan, aku tahu akan ada waktunya aku kaya, sukses dan bahagia Dalamdua kata ini Dia menegaskan bahwa Yesus adalah penjelasan akhir dan lengkap tentang segala sesuatu. Segala sesuatu yang telah terjadi dan yang akan terjadi, sedang bergerak melintasi waktu menuju klimaks, yaitu ketika setiap lidah akan mengakui bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan. . - Kehidupan di era modern telah dihiasi dengan berbagai kecanggihan teknologi yang memudahkan kehidupan. Semakin maju teknologi, ternyata tidak serta merta membuat kehidupan sehari-hari semakin berkualitas. Sebaliknya, kehidupan manusia justru semakin terlihat individualis, rakus, tamak, hingga tak peduli dengan orang lain. Potret manusia modern ini terlihat ironis, mengingat manusia merupakan makhluk sosial yang tak bisa hidup sendirian. Fenomena tersebut menjadi inspirasi bagi seorang ilustrator asal Rusia. Ia membuat karya sebagai kritik terhadap kondisi masyarakat modern. Ilustrator bernama Anton Gudim itu membuat ilustrasi yang gambarnya menyindir kehidupan kita sehari-hari, mulai dari cara beraktivitas hingga cara berkomunikasi dengan orang lain. Seperi apa? Yuk simak 15 ilustrasi yang menyindir kehidupan sehari-hari yang dihimpun dari akun Instagram gudim_public, Rabu 26/6 berikut ini. 1. Ilustrasi ini menyindir kebanyakan orang yang terlalu memforsir diri untuk terus bekerja. Seolah kita dilahirkan untuk bekerja. 2. Kini, banyak orang yang ingin terkenal kemudian narsis dengan kameranya sendiri. 3. Ilustrasi ini menohok banget. Manusia di era sekarang seolah tak bisa hidup tanpa gadget. 4. Membuang sampah sembarangan sudah seperti hal yang biasa dan wajar. 5. Tak sedikit orang-orang yang tak sempat berlibur hanya karena sibuk bekerja. 6. Ketika ada sesuatu yang menarik, hal yang pertama dilakukan adalah mengambil foto. 7. Masih banyak orang yang terjebak dalam mimpi tanpa berusaha mewujudkannya. 8. Orang-orang rela melakukan apa saja untuk mendapatkan foto yang bagus. 9. Banyak yang ingin menunjukkan terlihat bahagia di media sosial padahal hanya pencitraan. 10. Terlihat sukses di media sosial tapi sejatinya bukan apa-apa di dunia nyata. 11. Tak sedikit orang yang menghalalkan segara cara untuk meraih keuntungan pribadi 12. Di luar terlihat bahagia, namun sebenarnya merasakan kesepian di dunia nyata. 13. Tak sedikit orang yang malu ketika tidak memiliki pasangan. 14. Kehadiran teknologi justru menjauhkan yang dekat. 15. Apa yang terlihat dalam foto belum tentu sesuai dengan apa yang kita simpulkan. brl/vin Recommended By Editor 5 Ilustrasi ayah di film Disney digambar mirip manusia, keren 9 Ilustrasi kartun ini gambarkan Keanu Reeves jadi pangeran Disney 9 Ilustrasi andai superhero jadi bintang iklan ini kocak banget Ilustrasi alasan rumah SpongeBob susah ketemu di dunia nyata, kocak 11 Ilustrasi ini gambarkan karakter film saat belanja di supermarket Segala Sesuatu Ada Waktunya 601 PM Khotbah Kristen 1 Comments Pembacaan Firman Yohanes 1135 Tidak ada satupun manusia didunia ini yang tidak pernah menangis. Karena menagis adalah hal yang manusiawi yang dialami oleh semua orang. Orang menangis saat menyembah Tuhan, berdoa, kehilangan seseorang, kecewa, disakiti hatinya ,dll. Yesuspun pernah menangis waktu mendengar Lazarus sakit. Hati-Nya sedih waktu mendengar orang yang dikasihi-Nya sakit. Kedua saudara Lazarus yaitu Maria dan Marta mengirim kabar kepada Yesus,tetapi Yesus tidak segera datang ke tempat mereka. Ia sengaja tinggal 2 hari lagi di tempat, dimana Ia berada Yohanes 116. Hal ini yang membuat Maria dan Marta kecewa sehingga ada persungutan, pengeluhan yang keluar dari mulut mereka bukan ucapan syukur. Mereka berkata “Tuhan sekiranya Engkau disini, saudaraku pasti tidak mati” Yohanes 1121,23.Ada maksud Yesus tidak segera datang mengunjungi mereka karena - Yoh 11 4 Untuk menyatakan kemuliaan Allah kepada Manusia. Menyembuhkan orang sakit merupakan hal yang luar biasa. Tetapi membangkitkan orang mati merupakan mujizat yang melebihi akal manusia tetapi Yesus sanggup melakukannya. - Yoh 1115 Supaya mereka belajar percaya, sungguh-sungguh yakin kepada Tuhan. sumber gambar - Yoh 1123 Agar mereka mengetahui Yesus sanggup membangkitkan orang-orang yang percaya hidup Marta dan Maria kitapun mengalaminya. Kitapun mungkin sudah bergumul puluhan tahun dengan penyakit, masalah ekonomi, dll tetapi belum memperoleh jawaban. Menunggu waktu Tuhan bukanlah hal yang mudah. Seringkali kita tidak sanggup dan tidak kuat untuk menunggu. Tuhan tahu batas kemampuan kita. Ketika kita mengangkat tangan dihadapan Tuhan maka Tuhan akan turun tangan. Seringkali kita komplain, mengeluh bahkan marah kepada Tuhan. Kalau kita belajar percaya kepada Tuhan segala sesuatu ada waktunya. Tuhan akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya. Ia tidak mengulur-gulur waktu untuk menolong kita Lukas 87. Segala sesuatu ada waktunya,ada masanya. Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya Penghotbah 311. Karena itu bersikap positiflah. Percaya kepada Tuhan,Dia sanggup menolong kita. Walaupun melewati lembah kekelaman bersama Yesus kita akan diberikan kekuatan. Hidup kita seperti roda berputar kadang diatas, kadang di bawah. Ketika kita ada diatas jangan menjadi sombong atau mengandalkan kekuatan sendiri. Begitupun saat kita berada dibawah jangan mengeluh, ucapkan syukur senatiasa karena segala sesuatu ada waktunya, ada beberapa hal yang harus kita lakukan untuk mendapat pertolongan Tuhan yaitu - Ibrani 615- Menanti dengan sabar janji Tuhan. Seperti halnya Abraham yang sabar menanti janji Tuhan akan keturunannya selama 25 tahun. - Ratapan 326-Menanti dengan diam pertolongan Tuhan dan jangan mengambil jalan pintas pertolongan Tuhan. - Filipi 46-Jangan ada persungutan ucapkanlah syukur. Tuhan tahu kebutuhan, kekuatan kita. Ketika kita belajar menaikkan ucapan syukur kepadanya, kita tidak bersungut menghadapi persoalan maka Tuhan akan menyatakan pertolongan-Nya. Setiap persoalan yang kita alami tidak melampaui kekuatan kita. Sebab Allah setia dan oleh karena itu Dia tidak akan membiarkan kita dicobai melampaui kekuatan kita. Pada waktu kita dicobai Ia akan memberikan kepada kita jalan keluar sehingga kita dapat menanggungnya 1 Korintus 10 13. Biar selalu ada ucapan syukur dalam hidup kita dan percaya kepada-Nya maka Ia akan memberkati, menolong dan memberikan kemenangan kepada kita… Klik Ayat Alkitab Tafsiran Ecclesiastes 31-15 Ecc 31 Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. Ecc 32 Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam; Ecc 33 ada waktu untuk membunuh, ada waktu untuk menyembuhkan; ada waktu untuk merombak, ada waktu untuk membangun; Ecc 34 ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari; Ecc 35 ada waktu untuk membuang batu, ada waktu untuk mengumpulkan batu; ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk; Ecc 36 ada waktu untuk mencari, ada waktu untuk membiarkan rugi; ada waktu untuk menyimpan, ada waktu untuk membuang; Ecc 37 ada waktu untuk merobek, ada waktu untuk menjahit; ada waktu untuk berdiam diri, ada waktu untuk berbicara; Ecc 38 ada waktu untuk mengasihi, ada waktu untuk membenci; ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai. Ecc 39 Apakah untung pekerja dari yang dikerjakannya dengan berjerih payah? Ecc 310 Aku telah melihat pekerjaan yang diberikan Allah kepada anak-anak manusia untuk melelahkan dirinya. Ecc 311 Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir. Ecc 312 Aku tahu bahwa untuk mereka tak ada yang lebih baik dari pada bersuka-suka dan menikmati kesenangan dalam hidup mereka. Ecc 313 Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah. Ecc 314 Aku tahu bahwa segala sesuatu yang dilakukan Allah akan tetap ada untuk selamanya; itu tak dapat ditambah dan tak dapat dikurangi; Allah berbuat demikian, supaya manusia takut akan Dia. Ecc 315 Yang sekarang ada dulu sudah ada, dan yang akan ada sudah lama ada; dan Allah mencari yang sudah lalu. Tafsiran Wycliffe MELALUI HUKUM-HUKUM ALLAH 31-15. Seluruh kehidupan, termasuk aktivitas manusia, adalah bagian dari sebuah siklus yang sudah ditentukan. Walaupun manusia merindukan sesuatu yang lebih dari itu, dia tidak dapat berbuat apa-apa. Dia harus puas mendapat sedikit kebahagiaan yang bisa diperolehnya sementara dia terlibat dalam siklus kejadian-kejadian yang tak ada henti-hentinya. 1. Untuk segala sesuatu. Segala sesuatu dalam alam ini dan dalam kehidupan manusia berada di bawah satu rangkaian rencana. Ada masa suatu periode yang ditetapkan dan waktu kejadian yang ditentukan sebelumnya untuk semua yang terjadi di bawah matahari. Kejadian-kejadian yang kelihatannya kebetulan, semuanya merupakan bagian dari sebuah rencana [yang] sangat besar. 3. Ada waktu untuk membunuh. Pembunuhan yang terjadi dalam peperangan, dalam membela diri, dan dalam eksekusi hukuman, tidak pernah terjadi secara kebetulan. Ini terlihat gaungnya dalam gaya bercakap modern, yaitu "Sudah waktunya untuk pergi." 5. Ada waktu untuk membuang batu. Mengingat bagian selebihnya dari ayat ini, tafsiran orang Yahudi tampaknya adalah yang paling baik, yaitu bahwa itu adalah metafora untuk tindakan pernikahan. 7. Ada waktu untuk merobek. Ini menunjuk pada kebiasaan merobek, atau mengoyak pakaian sebagai tanda kesedihan karena kehilangan seseorang yang dikasihi lih. Kej. 3729; Ayb. 120. Waktu untuk menjahit, yaitu ketika kesedihan seseorang telah menyusut. Dengan demikian, ini paralel dengan bagian terakhir ayat tersebut dan menunjukkan, bahwa waktu untuk berdiam diri mengacu pada saat yang melibatkan perasaan yang dalam bdg. Im. 103. 11. Segala sesuatu indah. Walaupun Perjanjian Lama umumnya memakai kata indah dalam arti keindahan fisik, tampaknya ini adalah kiasan untuk konsep seperti dalam Kejadian 131, bahwa keadaan semua ciptaan adalah "baik." Segala sesuatu adalah tepat seperti yang Allah inginkan. Frasa Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka AV, he hath set the world in their heart memiliki banyak tafsiran. Terjemahan AV, world dunia, agak kaku dalam konteksnya dan bertentangan dengan pemakaian kata itu di tempat lain. Ayat-ayat sebelumnya kelihatannya mengharuskan kata itu diterjemahkan dengan arti lazimnya, yaitu "kekekalan." Penulis menunjukkan perbedaan antara waktu kejadian-kejadian tersendiri dengan kekekalan kesinambungan waktu yang tidak dapat diketahui batas-batasnya. Allah telah mengatur segala kejadian dalam hidup ini menurut kehendak-Nya. Dia juga telah memberi manusia akal budi, atau pikiran yang bisa melihat di luar kejadian-kejadian sehari-hari, bahkan sampai kehidupan yang luas. Meskipun demikian, akal budi manusia terbatas, sehingga tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah; manusia tidak pernah dapat menjawab semua paradoks kehidupan. Allah telah memberi manusia daya nalar, tetapi Dia tidak memberi cukup bagi manusia untuk dapat membuka semua misteri. 15. Allah mencari yang sudah lalu. Harfiahnya, Allah mencari yang dikejar. Maksudnya, Allah telah menetapkan siklus kejadian yang terus-menerus dalam hidup ini, sehingga masing-masing memiliki masa yang sudah ditentukan sebelumnya. Itu adalah gambaran mengenai Allah yang terus mencari hal-hal yang telah lalu untuk melihatnya dan membuatnya kembali bahan Software e-sword dan

ilustrasi tentang segala sesuatu ada waktunya